Ustadz Menjawab
Jadwal Shalat
Kota : Jakarta
Minggu, 21 Januari 2018
Al-Ahad, 5 Jumadil Awal 1439
Imsak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB
Agenda
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 29/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Drs. H. Mahfud Shodar, M.Ag
    Khutbah :
    Evaluasi Diri di Tahun Masehi
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 22/12/2017
    Jam :
    11:40 WIB
    Khatib :
    Drs.KH. Ilhamullah Sumarkan, MAg
    Khutbah :
    Konsep Membuka Pintu Keberkahan Keluarga
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 15/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Prof. Dr. H.M. Abdul Haris, MA
    Khutbah :
    Jalan Menuju Ma'rifat Billah
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 08/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    KH. Abdurrahman Nafis, Lc
    Khutbah :
    Tanda Tanda diterimanya Suatu Amal Ibadah
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 01/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Prof Dr.H. Ahmad Faishol Haq, M.Ag
    Khutbah :
    Hakekat Bersholawat
    Imam :
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 02/02/2018
    Jam :
    08:00 WIB
    Nara Sumber :
    H. Memed Sururi
    Tema :
    Tafsir
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Rabu, 31/01/2018
    Jam :
    10:00 WIB
    Nara Sumber :
    Prof. Mukhtarudin Nasyim
    Tema :
    Taklim Rabu
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Sunda Kelapa
    Hari, Tanggal :
    Senin, 29/01/2018
    Jam :
    09:00 WIB
    Nara Sumber :
    Dr. H. Zahruddin Sulthani
    Tema :
    Tafsir Senin
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 26/01/2018
    Jam :
    08:00 WIB
    Nara Sumber :
    H. Memed Sururi
    Tema :
    Tafsir
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Senin, 22/01/2018
    Jam :
    09:00 WIB
    Nara Sumber :
    Dr. H. Zahruddin Sulthani
    Tema :
    Tafsir Senin
Qur'an
Player

JUZ

News Update

Dikecam, Trump Sebut Negara Asal Imigran Lubang Kotoran
no trump

Beberapa politisi dari kedua partai Amerika Serikat mengecam Presiden Donald Trump. Hal ini lantaran Trump menyebut negara-negara asal imigran ilegal sebagai 'shithole countries' atau 'negara-negara lubang kotoran'.

Ungkapan itu dilontarkan Trump dalam pembahasan reformasi imigrasi dengan para politisi di Ruang Oval, Gedung Putih.

"Mengapa kita ingin agar orang-orang dari negara-negara 'lubang kotoran' datang ke mari?" kata sebuah sumber dalam pertemuan seperti dilaporkan CNN, Jumat (12/1).
Laporan itu pertama kali diungkapkan The Washington Post, Kamis sore, mengutip dua orang yang ikut dalam pertemuan tertutup tersebut.

Seperti dilansir Washington Post, Trump menyarankan Amerika Serikat seharusnya memasukkan warga dari negara-negara seperti Norwegia, yang Perdana Menterinya baru saja dia temui, Rabu (10/1).

Menurut pejabat Gedung Putih, Trump juga akan mengizinkan warga dari negara-negara Asia. Hal ini lantaran, Trump merasa warga Asia dapat membantu ekonomi Amerika.

Saat disebut soal Haiti, Trump menyatakan negeri itu tidak perlu diikutkan dalam kesepakatan apapun. "Kenapa kita perlu lebih banyak orang Haiti," kata Trump seperti dilaporkan Washington Post. "Keluarkan mereka."

"Komentar tidak baik, memecah belah, elitis, dan terbang menjauh dari nilai-nilai bangsa kita," kata anggota DPR AS asal Partai Republik yang mewakili negara bagian Utah, Mia Love.


Perilaku ini tidak dapat diterima dari pemimpin bangsa kita," kata Love yang kedua orang tuanya berasal dari Haiti. Dia minta Trump minta maaf.

"Orang tua saya berasal dari salah satu negara itu, yang dengan bangga mengucapkan sumpah setia pada Amerika Serikat, dan bertanggung jawab sebagai warga negara," kata Love.

"Mereka tidak pernah mengambil apa pun dari pemerintah federal kita. Mereka bekerja keras, membayar pajak dan bangkit dari nol untuk merawat dan memberi kesempatan bagi anak-anak mereka. Itulah impian Amerika. Presiden harus minta maaf baik kepada rakyat Amerika maupun negara-negara yang dia fitnah dengan jahat," kata Love.

Jim McGovern, anggota DPR asal Partai Demokrat yang mewakili negara bagian Massachusetts pun berkomentar lewat akun Twitter-nya. "Presiden Amerika rasis dan ini buktinya. Retorika kebencian dia tak punya tempat di Gedung Putih. Semua anggota Partai Republik harus mengecam pernyataannya sekarang."

Saat ditanya tentang berita yang dilansir The Washington Post, juru bicara Gedung Putih, Raj Shah tidak membantah.

Seseorang yang hadir dalam pertemuan memberitahu CNN bahwa pernyataan itu terlontar saat Senator Dick Durbin, asal Partai Demokrat dari Illinois sedang mendaftar negara-negara yang akan tercakup dalam Status Perlindungan Sementara.

Sejumlah negara yang dibahas antara lain Haiti, El Salvador dan sejumlah negara Afrika.

Sumber: CNN Indonesia
Diakses 13 Januari 2018