Ustadz Menjawab
Jadwal Shalat
Kota : Jakarta
Sabtu, 26 Mei 2018
As-Sabt, 12 Ramadhan 1439
Imsak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB
Agenda
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 29/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Drs. H. Mahfud Shodar, M.Ag
    Khutbah :
    Evaluasi Diri di Tahun Masehi
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 22/12/2017
    Jam :
    11:40 WIB
    Khatib :
    Drs.KH. Ilhamullah Sumarkan, MAg
    Khutbah :
    Konsep Membuka Pintu Keberkahan Keluarga
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 15/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Prof. Dr. H.M. Abdul Haris, MA
    Khutbah :
    Jalan Menuju Ma'rifat Billah
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 08/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    KH. Abdurrahman Nafis, Lc
    Khutbah :
    Tanda Tanda diterimanya Suatu Amal Ibadah
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 01/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Prof Dr.H. Ahmad Faishol Haq, M.Ag
    Khutbah :
    Hakekat Bersholawat
    Imam :
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Rabu, 06/06/2018
    Jam :
    10:00 WIB
    Nara Sumber :
    Prof. Mukhtarudin Nasyim
    Tema :
    Taklim Rabu
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Senin, 04/06/2018
    Jam :
    08:00 WIB
    Nara Sumber :
    Dr. H. Zahruddin Sulthani
    Tema :
    Tafsir Senin
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 01/06/2018
    Jam :
    08:00 WIB
    Nara Sumber :
    H. Memed Sururi
    Tema :
    Tafsir
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Rabu, 30/05/2018
    Jam :
    10:00 WIB
    Nara Sumber :
    Prof. Mukhtarudin Nasyim
    Tema :
    Taklim Rabu
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Senin, 28/05/2018
    Jam :
    08:00 WIB
    Nara Sumber :
    Dr. H. Zahruddin Sulthani
    Tema :
    Tafsir Senin
Qur'an
Player

JUZ

News Update

Abbas Serukan Konferensi Internasional Bahas Yerusalem
abbas netanyahu

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, pada Selasa (13/2), menyerukan diadakannya sebuah konferensi internasional untuk membahas status Yerusalem. Menurutnya, konferensi ini penting digelar guna menemukan mekanisme baru perundingan Palestina dan Israel.

"Konferensi tersebut harus mendapatkan mekanisme baru untuk pembicaraan Israel dan Palestina. Mekanisme baru ini harus mencakup Rusia, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan negara-negara Muslim utama dalam proses perundingan," kata Abbas seusai bertemu dengan Grand Mufti dari Rusia Rawil Gaynetdin, dikutip laman Anadolu Agency.

Abbas mengatakan, Palestina tak lagi ingin mengandalkan AS dalam proses negosiasi dengan Israel. "Kami tidak menolak AS, tapi kita tidak ingin AS menjadi mediator tunggal. Kami ingin mediasi multilateral mengikuti konferensi internasional yang bisa berlangsung baik di Moskow atau di Paris," ujarnya.

Grand Mufti Rusia Rawil Gaynetdin pun menyatakan dukungan terhadap Abbas dan rakyat Palestina. Ia menilai, keputusan AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel jelas suatu kekeliruan. Rencana AS memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, menurutnya, juga langkah yang provokatif.

"Yerusalem harus mempertahankan status resminya yang ditetapkan resolusi PBB dan didukung oleh mayoritas negara. Yerusalem Timur adalah ibu kota Palestina," kata Rawil Gaynetdin.

Abbas memang tengah melakukan kunjungan ke Rusia. Saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Abbas mengungkapkan hal serupa, yakni tentang pergantian peran AS sebagai mediator dalam negosiasi damai dengan Israel.

Sejak AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017 lalu, Abbas telah menyatakan, peran AS sebagai mediator telah tersisih. Hal ini karena AS tak lagi jadi mediator yang netral karena terbukti bias dan membela kepentingan Israel.

Sumber: Republika
Diakses 14 Februari 2018