Jadwal Shalat
Kota : Jakarta
Kamis, 23 November 2017
Al-Hamis, 5 Rabi'ul Awal 1439
Imsak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB
Agenda
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 22/12/2017
    Jam :
    11:40 WIB
    Khatib :
    Drs.KH. Ilhamullah Sumarkan, MAg
    Khutbah :
    Konsep Membuka Pintu Keberkahan Keluarga
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 15/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Prof. Dr. H.M. Abdul Haris, MA
    Khutbah :
    Jalan Menuju Ma'rifat Billah
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 08/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    KH. Abdurrahman Nafis, Lc
    Khutbah :
    Tanda Tanda diterimanya Suatu Amal Ibadah
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 01/12/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Prof Dr.H. Ahmad Faishol Haq, M.Ag
    Khutbah :
    Hakekat Bersholawat
    Imam :
  • Agenda Jum'at
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 24/11/2017
    Jam :
    11:30 WIB
    Khatib :
    Dr.H.Abd.Salam Nawawi,M.Ag
    Khutbah :
    Benarkah Perbedaan Membawa Rahmat
    Imam :
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Rabu, 29/11/2017
    Jam :
    10:00 WIB
    Nara Sumber :
    Prof. Mukhtarudin Nasyim
    Tema :
    Taklim Rabu Pagi
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Senin, 27/11/2017
    Jam :
    09:00 WIB
    Nara Sumber :
    Dr. H. Zahruddin Sulthani
    Tema :
    Tafsir Senin
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Jum'at, 24/11/2017
    Jam :
    08:00 WIB
    Nara Sumber :
    H. Memed Sururi
    Tema :
    Tafsir Jum'at Pagi
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Al-Akbar Surabaya
    Hari, Tanggal :
    Rabu, 22/11/2017
    Jam :
    10:00 WIB
    Nara Sumber :
    Prof. Mukhtarudin Nasyim
    Tema :
    Taklim Rabu Pagi
  • Agenda Pengajian
    Masjid :
    Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran
    Hari, Tanggal :
    Senin, 20/11/2017
    Jam :
    09:00 WIB
    Nara Sumber :
    Dr. H. Zahruddin Sulthani
    Tema :
    Tafsir Senin
Qur'an
Player

JUZ

Ustadz Menjawab

Shalat Sunnah Sebelum Haji
Kitab

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Mohon izin bertanya terkait dengan praktek yang sering terjadi di masyarakat, khususnya tentang keberangkatan jamaah haji. Sudah menjadi hal yang lazim kita saksikan para jamaah haji itu sebelum berangkat melakukan shalat sunnah terlebih dahulu.

Saya sendiri tidak tahu, apakah ada shalat secara khusus yang dikerjakan sebelum berangkat haji ini memang disyariatkan atau tidak? Mohon penjelasan dari ustadz, apakah ini ada dasar haditsnya. ataukah ini termasuk perbuatan bid'ah?

Terima kasih,

Wassalam

Jawaban:

Assalamu 'alaikum wrahmatullahi wabarakatuh.

Memang ada baiknya kalau kita tidak tahu hukum suatu masalah, kita bertanya kepada yang lebih tahu, atau setidaknya kita berupaya mencari rujukan yang tepat ke kitab para ulama. Sebelum kita terlanjur berfatwa ini dan itu, namun ternyata fatwa kita malah bertentangan dengan apa yang telah difatwakan para ulama yang muktamad.

Dalam kasus yang Anda tanyakan ini, memang ada sementara kalangan yang terlalu mudah menuduh bahwa shalat menjelang berangkat haji itu sebagai ibadah yang tidak ada haditsnya, sehingga mereka tidak mau melakukannya. Bahkan kadang lebih dari itu, mereka pun melarang siapa pun yang melakukan shalat menjelang berangkat haji itu. Padahal ulama senior sekelas Al-Imam An-Nawawi justru malah menyunnahkannya.

Al-Imam An-Nawawi (w. 676 H) di dalam kitabnya yang fenomenal, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, sedikit mengupas permasalahan yang Anda tanyakan itu. Beliau menjelaskan tentang dasar pensyariatan shalat sunnah menjelang keberangkatan ke luar kota, termasuk di dalamnya pergi haji ke tanah suci. Berikut petikannya :

يستحب إذا أراد الخروج من منزله أن يصلي ركعتين يقرأ في الأولى بعد الفاتحة (قل يا أيها الكافرون) وفي الثانية (قل هو الله أحد)

Hukumnya disukai (mustahab) apabila seseorang hendak keluar dari rumahnya untuk mengerjakan shalat sunnah dua rakaat, pada rakaat pertama membaca Surat Al-Kafirun dan pada rakaat kedua membaca Qul Huwallahu Ahad.[1]

Hal itu menurut beliau didasarkan pada praktek yang dilakukan langsung oleh Rasulullah SAW sendiri, berdasarkan hadits-hadits berikut :

ما خلف عبد أهله أفضل من ركعتين يركعهما عندهم حين يريد سفرا

Tidak ada perbuatan yang lebih afdhal bagi seorang hamba yang hendak bepergian meninggalkan keluarnya dari shalat sunnah dua rakaat.

وعن أنس قال كان النبي صلى الله عليه وسلم لا ينزل منزلا إلا ودعه بركعتين " رواه الحاكم وقال هو صحيح على شرط البخاري

Dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW tidaklah mampir pada suatu tempat dan meninggalkannya, kecuali dengan melakukan shalat sunnah dua rakaat. (HR. Al-Hakim)

Hadits ini menurut Al-Hakim berstatus shahih dengan memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Al-Imam Al-Bukhari. 

Semoga penjelasan singkat ini bisa memberikan jawaban bagi Anda dan yang lainnya.

Wallahu a'lam bishshawab, Wassalamu 'alaikum wrahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.,MA

[1] Al-Imam An-Nawawi, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 4 hal. 387

 

Sumber: Rumah Fiqih